Anggaran Rp 2,34 Triliun untuk Umat Muslim: Manfaat dan Penggunaannya

indotim.net (Senin, 11 Maret 2024) – Pemerintah Inggris telah mengalokasikan anggaran senilai 117 juta pound atau sekitar US$ 105 juta, setara dengan Rp 2,34 triliun (berdasarkan kurs Rp 15.600). Dana ini bertujuan untuk menjaga keamanan dan perlindungan komunitas Muslim di tengah meningkatnya kasus Islamophobia serta sebagai upaya pencegahan terhadap tindakan ekstremisme.

Menurut laporan dari Independent UK, pada Senin (11/3/2024), anggaran ini diperoleh dari hasil penerimaan pajak masyarakat Inggris. Rencananya, dana tersebut akan digunakan untuk menjaga fasilitas-fasilitas yang digunakan umat Muslim di Inggris, seperti masjid, sekolah-sekolah Islam, dan pusat komunitas selama empat tahun ke depan.

Menteri Dalam Negeri James Cleverly menyebutkan bahwa anggaran tersebut akan dipergunakan untuk pemasangan kamera CCTV, alarm, dan pagar bagi umat muslim. Hal ini bertujuan agar umat muslim yang tinggal di Inggris dapat merasa lebih aman.

“Kebencian terhadap Muslim sama sekali tidak boleh ada di tengah masyarakat kita. Kami tidak akan membenarkan tindakan kekerasan terhadap Muslim Inggris dengan alasan peristiwa di Timur Tengah,” kata Cleverly.

Selain umat Muslim, serangan rasis juga menimpa umat Yahudi. Pemerintah telah mengecam tindakan rasial tersebut dan memerintahkan kepolisian untuk menyelidiki seluruh kejahatan rasial yang terjadi. Selain itu, pemerintah juga meminta kepolisian untuk bekerja sama dengan kejaksaan guna membawa pelaku ke pengadilan.

Dalam konteks ini, Cleverly menekankan bahwa kebencian terhadap umat Muslim sama sekali tidak memiliki tempat untuk beraksi di negaranya. Dia menjelaskan bahwa pendanaan tersebut merupakan bagian dari bentuk dukungan pemerintah untuk memberikan jaminan bahwa segala bentuk kekerasan dan ancaman terhadap umat Muslim tidak akan ditoleransi.

“Perdana Menteri telah menjelaskan dengan jelas bahwa kami mendukung umat Islam di Inggris. Itulah sebabnya kami berkomitmen untuk pendanaan ini,” jelasnya.

READ  Pertama! Kampus Gabungan Inggris-Australia Hadir di Bandung

Kesimpulan

Pemerintah Inggris telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 2,34 triliun untuk menjaga keamanan dan perlindungan komunitas Muslim di tengah meningkatnya kasus Islamophobia dan sebagai langkah pencegahan terhadap ekstremisme. Dana tersebut akan digunakan untuk menjaga fasilitas umat Muslim seperti masjid, sekolah Islam, dan pusat komunitas selama empat tahun ke depan. Menteri Dalam Negeri James Cleverly menegaskan bahwa kebencian terhadap umat Muslim tidak akan ditoleransi, dan pendanaan ini merupakan bentuk dukungan pemerintah untuk melindungi umat Muslim dan mencegah segala bentuk kekerasan terhadap mereka di Inggris.