Emas Melesat 31%: Emiten Tergembok di Bursa!

indotim.net (Rabu, 06 Maret 2024) – PT Bursa Efek Indonesia telah memberlakukan penangguhan sementara perdagangan saham PT J Resources Asia Pasifik Tbk. (PSAB) setelah mengalami lonjakan harga yang signifikan. Bursa menjelaskan bahwa tindakan suspensi tersebut dilakukan sebagai upaya perlindungan bagi para investor.

Peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada Saham PT J Resources Asia Pasifik Tbk. (PSAB) membawa dampak besar. PT Bursa Efek Indonesia mengumumkan penghentian sementara perdagangan Saham PT J Resources Asia Pasifik Tbk. (PSAB) sebagai bentuk perlindungan bagi Investor. Keputusan ini diambil dalam rangka cooling down, seperti yang dijelaskan dalam keterbukaan informasi yang dikutip pada Rabu (6/3/2024).

Saham PSAB mengalami kenaikan signifikan dalam kurun waktu singkat. Dalam sepekan terakhir, harga sahamnya naik sebesar 19,50% menuju level 190 per lembar saham. Tidak hanya itu, dalam satu bulan, harga saham emiten tambang emas ini melonjak tajam mencapai 31,03%.

Sementara dalam jangka waktu 3 bulan, harga saham PSAB melonjak hingga 111,11%. Kenaikan harga saham PSAB mulai terlihat sejak pertengahan Januari 2024.

Suspensi saham PSAB berlaku pada perdagangan tanggal 6 Maret 2024. Tindakan ini dilakukan di pasar reguler dan pasar tunai hingga ada pengumuman lanjutan dari Bursa. Pihak berkepentingan diimbau untuk memperhatikan informasi terbaru dari Perseroan.

Peningkatan nilai saham PT J Resources Asia Pasifik Tbk. (PSAB) sebesar 31% dalam sebulan terakhir telah mencuri perhatian para pelaku pasar.

“Dengan tujuan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya di Saham PT J Resources Asia Pasifik Tbk. (PSAB),” tutupnya.

Kesimpulan

PT Bursa Efek Indonesia telah mencabut sementara perdagangan saham PT J Resources Asia Pasifik Tbk. (PSAB) setelah mengalami peningkatan harga yang signifikan, mencapai 31% dalam satu bulan terakhir. Suspensi ini dilakukan untuk memberikan waktu yang cukup bagi para investor untuk melakukan pertimbangan matang sebelum mengambil keputusan investasi lebih lanjut.

READ  KPU Memastikan Tersangka 7 PPLN Kuala Lumpur Tidak Mengganggu Tahapan PSU