Rahasia di Balik Video ‘Golkar Disetir Jokowi?’

indotim.net (Rabu, 28 Februari 2024) – Sebuah video dengan judul ‘Golkar disetir Presiden Jokowi?’ diunggah oleh akun media sosial Partai Golkar. Pasca unggahan tersebut, elite Partai Golkar memberikan penjelasan terkait konten video tersebut.

Video yang diunggah oleh Golkar menggambarkan momen kebersamaan antara Presiden Jokowi dan Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto. Video tersebut dipublikasikan oleh Golkar melalui akun media sosial resmi mereka, seperti yang terlihat pada hari Selasa (27/2).

Video tersebut ternyata hanya sebuah guyonan dari akun TikTok resmi Golkar. Isinya menampilkan momen Airlangga dan Jokowi sedang naik mobil golf berwarna putih.

“Golkar disetir Presiden Jokowi? Begini maksudnya? Kalo gini, bener sih,” ungkap akun resmi Partai Golkar.

Sebelumnya, dalam video tersebut terlihat Jokowi yang mengenakan baju warna putih dan celana warna hitam, mengemudikan mobil golf dengan pelat nomor RI 1. Sementara Airlangga mengenakan baju warna kuning duduk di sisi sebelah kanan.

Pada suatu hari yang cerah, Jokowi terlihat sedang mengemudikan mobil golf bersama Airlangga di Kebun Raya Bogor, Jawa Barat. Tidak sendirian, sejumlah anggota Paspampres terlihat hadir untuk mengamankan momen tersebut. Tak ayal, Airlangga, yang kini menjabat sebagai Menko Perekonomian, tampak menikmati perjalanan tersebut.

Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily (tengah)

Para elite Partai Golkar memberikan penjelasan terkait kontroversi video ‘Golkar disetir Jokowi?’. Ketua DPP Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily, menggambarkan Jokowi sebagai sosok presiden yang menjadi “pemandu” bagi seluruh rakyat.

Pada Selasa (27/2), Ace menjelaskan, “Memang Pak Jokowi adalah Presiden Republik Indonesia yang menjadi ‘sopir’ rakyat Indonesia dengan Partai Golkar sebagai pendukungnya.”

Pada Pilpres 2024, Golkar yang merupakan partai pendukung Jokowi, ikut dalam bagian koalisi Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Selepas coblosan 14 Februari 2024, Airlangga sempat menjawab pertanyaan soal peran Jokowi di pemerintahan mendatang.

READ  Ahmed Zaki: Profil Penuh Pengalaman untuk Pilkada Jakarta 2024

Dalam keterangan tertulisnya yang diterima detik.com, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyebutkan bahwa Jokowi telah memberikan restu kepada partainya untuk dapat bergabung dalam koalisi Prabowo-Gibran.

“Pak Presiden memberi kesempatan supaya partai-partai koalisi yang terlibat dalam kontestasi Pemilu 2024 dapat bekerjasama. Namun, dalam kerja sama itu perlu ada mekanisme yang diatur dengan aturan main agar nantinya agenda dan kepemimpinan pemerintahan ke depan tetap terjaga,” kata Luhut.

@golkar.indonesia Golkar disetirin Presiden Jokowi? Begini maksudnya? Kalo gini, bener sih.. #airlanggahartarto #jokowi #golkarindonesia #pemilu2024 ♬ suara asli – wongalitblokosuto – WARGASOMPLAK

Airlangga memastikan bakal ada peran Jokowi di pemerintahan yang baru. Namun, dia tidak mengungkap jelas seperti apa bentuk keterlibatan Jokowi dalam pemerintahan periode 2024-2029.

Pada hari Selasa (27/2), Airlangga, Ketua Umum Partai Golkar, memberikan keterangan kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan. Dia mengatakan, “Tentu akan ada perannya tapi kita tunggu.”

Airlangga juga memberikan tanggapannya terkait dugaan bahwa Jokowi terlalu dominan dalam mengarahkan pemerintahan yang akan datang, terutama terkait Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka yang saat ini unggul berdasarkan hasil hitung cepat dan real count sementara dari KPU. Airlangga menyerukan kepada semua pihak untuk bersabar menunggu keputusan resmi dari KPU.

“Kita tunggu keputusan KPU,” ujar Airlangga.

Kesimpulan

Video ‘Golkar disetir Presiden Jokowi?’ yang diunggah oleh akun media sosial Partai Golkar ternyata hanya berisi guyonan dari akun TikTok resmi Golkar yang menggambarkan momen kebersamaan antara Presiden Jokowi dan Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto. Elite Partai Golkar menjelaskan bahwa Jokowi adalah sosok presiden yang menjadi “pemandu” bagi seluruh rakyat, didukung oleh Golkar sebagai pendukungnya, serta terkait peran Jokowi di pemerintahan mendatang dalam koalisi Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

READ  Sentra Gakkumdu: Pemilu & Dugaan Pelanggaran