Trik Sukses Dapat Beasiswa LPDP dari Alumnus ITB dengan 3 LoA Kampus Top di Luar Negeri

indotim.net (Rabu, 06 Maret 2024) – Melanjutkan pendidikan ke jenjang tertinggi di salah satu kampus terbaik di dunia tentu menjadi impian banyak pelajar. Salah satunya adalah Muhammad Arif Raihannur, lulusan S1 Teknik Geofisika, Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM) dari Institut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 2018.

Selama menempuh pendidikan di Institut Teknologi Bandung (ITB), Raihan, demikian panggilan akrabnya, tertarik pada bidang energi baru terbarukan (EBT) terutama geothermal. Semakin dalam ia mempelajari bidang ini, semakin sadar bahwa Indonesia menjadi salah satu negara produsen dan memiliki cadangan geothermal terbesar di dunia, namun potensinya belum dimanfaatkan secara maksimal.

Berusaha dari kekhawatiran tersebut, Raihan memilih topik penelitian akhir mengenai eksplorasi geothermal dan berhasil meraih gelar Sarjana Teknik (ST). Tidak berhenti di situ, setelah menyelesaikan studi S1, ia melanjutkan pendidikan S2 di universitas luar negeri yang fokus pada riset terkait eksplorasi geothermal di Indonesia. Berikut adalah kisah lengkapnya.

Dapat 3 LoA dari Kampus Terkemuka di Dunia

Saat ini, Raihan sedang menempuh studi S2 Master of Energy di The University of Auckland, Selandia Baru. Program magister ini ia jalani berkat beasiswa yang diterimanya dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan pada tahun 2022.

Ada hal menarik yang terjadi selama proses pencarian kampus impian setelah lulus dari ITB. Secara tidak terduga, Raihan berhasil mendapatkan tiga Surat Penerimaan (Letter of Acceptance/LoA) dari beberapa kampus terbaik dunia menurut peringkat Quacquarelli Symonds World University Rankings (QS WUR) 2024.

Di antara ketiganya yaitu University of Manchester (peringkat 32 dunia), University of New South Wales (UNSW) Sydney (peringkat 19 dunia), dan The University of Auckland (peringkat 68 dunia). Dari ketiga kampus tersebut, individu yang aktif di Himpunan Mahasiswa Teknik Geofisika “TERRA” ITB saat kuliah memilih The University of Auckland sebagai tujuan studi S2-nya.

READ  Ketua Pengusaha Beras DKI: Harga Beras di Pasar Induk Cipinang Turun

“Alasan saya memilih The University of Auckland adalah karena Selandia Baru membantu riset utama eksplorasi panas bumi di Indonesia di Kamojang,” jelas Raihan seperti yang dikutip dari rilis resmi ITB pada Selasa (5/3/2024).

Setelah menyelesaikan studi, Raihan membagikan pengalamannya terkait perbedaan sistem perkuliahan antara New Zealand dan Indonesia. Menurutnya, di New Zealand, meskipun terdapat kemudahan, standar yang diterapkan sangat tinggi.

“Di universitas ini, kami diberikan berbagai fasilitas yang memudahkan. Tidak ada kewajiban hadir, semua perkuliahan direkam, pemberian perpanjangan waktu untuk tugas bisa dilakukan jika alasan yang diberikan jelas, banyak mata kuliah tanpa ujian sehingga penilaian didasarkan hanya pada tugas. Namun, standar yang mereka terapkan sangat tinggi. Semua tugas dan ujian memerlukan pemikiran lebih dalam dari apa yang diajarkan di dalam kelas,” ujarnya.

Tips Lolos Beasiswa LPDP versi Raihan

Raihan membagikan tips dan trik agar mahasiswa dapat berhasil mendapatkan beasiswa LPDP, antara lain:

Sebelum Anda melangkah lebih jauh dalam proses beasiswa LPDP, ada beberapa tips dari seorang alumnus ITB yang berhasil meraih 3 LoA di kampus top luar negeri yang dapat menjadi panduan bagi Anda.

  • Mengerti Esai dan Wawancara
  • Harus memahami esai yang disusun dengan baik dan belajar tentang wawancara secara mendalam agar dapat memberikan jawaban yang tepat.

  • Percaya Diri dan Terbuka
  • Jangan ragu untuk mengakui kegagalan yang terjadi di masa lalu, tetapi tetap percaya diri. Kejujuran akan menunjukkan ketulusan Anda.

  • Mengikuti Isu Terkini
  • Mengetahui isu-isu terkini di Indonesia dapat membantu dalam proses wawancara dan penulisan esai. Ajukan pandangan yang berbobot.

  • Matangkan Tujuan Anda
  • Sebelum mendaftar, pastikan tujuan Anda sudah matang setelah lulus nanti. LPDP mencari orang yang dapat memberikan manfaat bagi Indonesia.

READ  Qonata: Kisah Sukses Magang di Jepang, Meniti S2 Kedokteran di Rusia

“Karena LPDP tidak mencari orang pintar, tetapi mencari orang yang dapat bermanfaat untuk Indonesia,” pungkas Raihan.

Sebagai informasi, pada tahap dua LPDP tahun 2024 direncanakan akan dibuka pada tanggal 19 Juni 2024 mendatang. Yuk, segera persiapkan diri dengan tips yang telah diberikan oleh Raihan kepada para pembaca!

Kesimpulan

Melalui kisah perjalanan pendidikan dan pencapaian Muhammad Arif Raihannur, alumnus ITB yang berhasil meraih 3 LoA dari kampus top di luar negeri, kita dapat belajar tentang pentingnya ketekunan, minat dalam bidang studi, serta strategi sukses dalam meraih beasiswa LPDP. Dengan fokus pada eksplorasi geothermal dan semangat untuk memberikan kontribusi positif bagi Indonesia, Raihan memberikan tips berharga bagi calon penerima beasiswa yang akan membantu mereka mempersiapkan diri dengan baik untuk tahap seleksi beasiswa LPDP.