Lantai Rumah Miring Menyiksa Tidur Warga Lebak, Banyak Keluhkan Kendala

indotim.net (Selasa, 30 Januari 2024) – Sebanyak 29 rumah warga di Kampung Jampang Cikuning, Desa Sudamanik, Kecamatan Cimarga, Lebak, Banten mengalami dampak pergerakan tanah. Para warga mengeluhkan sulit tidur karena lantai rumah mereka menjadi tidak rata.

Warga bernama Mimi mengeluhkan kondisi rumahnya yang terdampak pergerakan tanah. Lantai rumahnya bergeser sekitar 15 centimeter, menyebabkan sulit bagi warga untuk tidur dengan nyaman.

“Bagian kamar lantainya mengalami penurunan, sehingga kasur di rumah menjadi miring. Jadi sulit tidur karena tubuh ikut miring. Ketika bangun tidur, badan terasa pegal-pegal karena harus menahan posisi yang miring,” ujar Mimi kepada wartawan pada Senin (29/1/2024).

Bagian rumah Mimi yang terkena dampak terletak di ruang dapur, tiga kamar tidur, rumah tamu, dan teras. Setiap kali hujan turun, tanah di sekitar rumahnya akan bergeser dan menyebabkan suara berbunyi.

“Kalau lagi hujan, rumah-rumah kami bergeser dan terdengar suara ‘trek-trek’ dari struktur bangunannya,” keluh seorang warga.

Mimi mengakui kekhawatirannya terkait pergerakan tanah yang sedang terjadi. Ia sangat cemas bahwa rumahnya bisa roboh dan mengancam keselamatan keluarganya.

“Saya was-was banget karena takut rumah ini roboh,” jelas salah seorang warga Lebak.

Kisah ini terjadi pada tahun 2019 dan melibatkan Mimi, salah seorang warga di Lebak. Dia mengalami masalah lantai rumah yang mulai miring akibat pergerakan tanah di sekitarnya.

Mimi menceritakan bahwa pada saat itu, dia mendapatkan tawaran untuk direlokasi ke tempat lain. Namun, dia menolak tawaran tersebut dengan alasan bahwa lokasi relokasi terlalu jauh dari tempat tinggalnya.

“Pada saat itu, kondisinya belum begitu parah, jadi kami memilih untuk memperbaiki saja. Namun, lokasi relokasinya terlalu jauh, sehingga kami memutuskan untuk tetap tinggal. Sekarang, ketika pergerakannya semakin parah, kami ingin direlokasi,” ungkap seorang warga.

READ  Kepala Desa di Lebak Jalani Sidang Perdana Kasus Penggelapan Sertifikat Tanah

Pergerakan tanah di lokasi ini sebelumnya pernah terjadi pada tahun 2019. Pada saat itu, sebanyak 115 rumah warga mengalami dampak, dan beberapa di antaranya telah direlokasi.

Kesimpulan

Sebanyak 29 rumah warga di Kampung Jampang Cikuning, Desa Sudamanik, Kecamatan Cimarga, Lebak, Banten mengalami dampak pergerakan tanah yang menyebabkan lantai rumah mereka menjadi tidak rata. Warga mengeluhkan sulit tidur karena harus tidur dengan tubuh yang miring. Meskipun beberapa warga telah direlokasi pada tahun 2019, masih ada yang menolak karena lokasi yang terlalu jauh. Para warga sangat khawatir dengan kemungkinan rumah mereka roboh dan mengancam keselamatan keluarga mereka.