Mengenal Jenis-jenis Pupuk NPK dan Manfaatnya untuk Tanaman

indotim.net (Selasa, 14 November 2023) – Pupuk adalah bahan yang digunakan untuk mendukung proses pertumbuhan tanaman. Pupuk mengandung unsur hara yang lebih sehingga membantu dalam proses pertumbuhan tanaman. Pupuk terbagi dalam dua jenis, yaitu pupuk majemuk dan pupuk tunggal. Salah satu contoh dari pupuk majemuk adalah Pupuk NPK.

Pupuk NPK adalah adalah pupuk majemuk yang mengandung tiga unsur sekaligus. Unsur ini merupakan gabungan dari pupuk tunggal, yaitu N (Nitrogen), P (Phospat), dan, K (Kalium). Gabungan dari ketiga unsur inilah yang membuat pupuk ini disebut NPK.

Selain ketiga unsur hara makro, pupuk NPK juga mengandung 2 unsur hara mikro. Unsur-unsur yang terdapat dalam pupuk NPK dapat membantu pertumbuhan vegetatif, pertumbuhan akar, dan pembungaan.

Pupuk NPK menjadi pupuk favorit dari para petani. Pupuk NPK yang ada di pasaran, sudah dibuat sesuai dengan kadar dan kombinasi yang beraneka ragam. Untuk tahu lebih dalam mengenai pupuk NPK, simak penjelasannya di bawah ini.

Jenis-jenis Pupuk NPK

Di Indonesia, terdapat 13 jenis pupuk NPK. Berikut ini jenis-jenis pupuk NPK yang dikutip melalui buku berjudul Pupuk dan Pemupukan (2021)

READ  5 Berita Paling Populer Internasional Hari Ini

1. NPK Pak Tani 16-16-16

Jenis pupuk NPK yang satu ini merupakan produk dari Rusia dengan kualitas tinggi. Penggunaan pupuk jenis ini secara maksimal dapat meningkatkan pertumbuhan tunas, menghijaukan daun, dan hasil panen pun meningkat. NPK Pak Tani 16-16-16 mengandung unsur hara:

  • N (Nitrogen) 16%
  • Nitrate Nitrogen 6,4%
  • Amonium Nitrogen
  • P2O5 atau Fosfat 16%
  • K2O atau Potassium Oxide 16%
  • CaO atau Calcium Oxide 5%
  • MgO atau Magnesium Oxide 1%.

2. NPK Kebomas 16-16-16

Jenis pupuk NPK yang satu ini mempunyai bentuk berupa granul berwarna merah bata dengan ukuran 2-4 mm. Pupuk NPK Kebomas 16-16-16 merupakan produk unggulan dengan kandungan unsur hara:

  • N (Nitrogen) 16%
  • P2O5 atau Fosfat 16%
  • K2O 16%.

3. NPK Mutiara 16-16-16 (Yara Mila)

Jenis pupuk NPK yang satu ini adalah pupuk majemuk dengan kandungan lima unsur hara mikro maupun makro. Bentuk pupuk ini seperti butiran granul dengan warna biru pudar, dikemas dalam plastik. NPK Mutiara 16-16-16 mempunyai manfaat yang baik bagi pertumbuhan tanaman secara cepat.

4. NPK Ria 16-16-16

Jenis pupuk NPK ini memiliki manfaat untuk meningkatkan jumlah anakan pada tanaman serta membuat warna daun menjadi hijau kehitaman. Pupuk NPK Ria 16-16-16 sangat efektif dalam meningkatkan ketersediaan unsur hara di dalam tanaman.

5. NPK Zamrud 16-16-16

Jenis pupuk NPK ini merupakan produk unggulan dengan bentuk granul. Pupuk ini mudah larut dalam air sehingga kandungannya dapat diserap dengan cepat oleh tanaman. Kandungan unsur hara yang terdapat pada NPK Zamrud 16-16-16 adalah:

  • N (Nitrogen) 16%
  • P2O5 (Fosfat) 16%
  • K2O (Kalium) 16%
  • CaO (Kalsium) 3%
  • MgO (Magnesium) 2%.

6. NPK Mahkota 16-16-16

Jenis pupuk NPK ini diimpor langsung dari Rusia dan memiliki kualitas tinggi. Pupuk jenis ini memiliki manfaat dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman. Pupuk NPK Mahkota 16-16-16 mengandung unsur hara antara lain:

  • N (Nitrogen) 16%
  • P2O5 (Phosphate) 16%
  • K2O (Kalium) 16%
  • CaF2 (Kalsium) 2,9%.
READ  Fotosintesis Tumbuhan: Evolusi dalam Sejarah 1,75 Miliar Tahun Lalu

7. NPK Pelangi 16-16-16

Jenis pupuk NPK yang satu ini merupakan pupuk majemuk yang memiliki banyak variasi. Variasi ini didasarkan pada permintaan dan kebutuhan tanaman. Pupuk ini terbuat dari bahan baku berkualitas seperti nitrogen, fosfat, dan kalium. Varian lain dari pupuk NPK Pelangi antara lain NPK Pelangi Maxi dan NPK Pelangi Super.

8. NPK Phonska 15-15-15

Jenis pupuk NPK ini berbentuk granul dengan warna merah bata berukuran 1-4 mm. Pupuk ini tidak dijual bebas karena merupakan pupuk subsidi dari pemerintah. Pupuk NPK Phonska 15-15-15 mengandung:

  • Nitrogen 15%
  • Fosfat 19%
  • Sulfur 10%.

9. NPK Basf 15-15-15 (Nitrophoska)

Jenis pupuk NPK ini merupakan produk unggulan yang diimpor langsung dari Jerman. Pupuk ini memiliki bentuk butiran granul yang mudah larut dalam air. Hal ini memudahkan tanaman dalam menyerap unsur hara yang terkandung dalam pupuk. Berikut ini adalah kandungan unsur hara dalam pupuk NPK Basf 15-15-15:

  • Nitrogen 15%
  • Fosfat 15%
  • Kalium 15%
  • Kalsium 6%
  • Magnesium 0,5%.

10. NPK Phonska Plus 15-15-15

Jenis pupuk NPK ini berbentuk granul berwarna putih yang larut dalam air dengan mudah. NPK Phonska Plus berbeda dari NPK Phonska biasa karena kandungan unsur haranya yang berbeda. Kandungannya adalah:

  • Nitrogen 15%
  • Fosfat 15%
  • Kalium 15%.

11. NPK Ria Plus 15-15-15

Jenis pupuk NPK ini adalah pupuk majemuk yang dapat digunakan pada semua jenis tanaman, termasuk tanaman pangan, buah, perkebunan, dan hortikultura. NPK Ria Plus 15-15-15 mengandung unsur hara berikut:

  • Nitrogen 15%
  • Fosfat 15%
  • Kalium 15%.

12. NPK Palmo

Jenis pupuk NPK ini memiliki kandungan unsur hara yang lengkap, baik mikro maupun makro. Pupuk NPK Palmo hanya cocok digunakan pada pohon kelapa sawit. Pupuk ini bermanfaat untuk memperbaiki struktur tanah, mengaktifkan mikroorganisme, dan meningkatkan kapasitas akar dalam menyerap unsur hara.

READ  Polisi Mencurigai Mahasiswi Terpeleset Ngantuk, Tabrak Mobilnya ke Truk di Tol Jagorawi

13. NPK Mahkota 12-12-17-2 + TE

Jenis pupuk NPK ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan tanaman kelapa sawit dan pembibitannya. Formulasi pupuk ini telah disesuaikan dengan pertumbuhan tanaman di dataran rendah.

Fungsi Pupuk NPK

Pupuk NPK secara umum berfungsi untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Setiap unsur hara dalam pupuk NPK memiliki peran dan fungsi masing-masing.

1. Unsur N atau Nitrogen

Unsur nitrogen berperan dalam sintesis asam amino, nukleotida, klorofil, dan asam nukleat. Kandungan nitrogen membuat tanaman lebih hijau. Selain itu, nitrogen juga mempercepat pertumbuhan tanaman.

2. Unsur P atau Fosfor

Unsur fosfor berperan dalam penyimpanan dan pengiriman energi ke seluruh proses metabolisme tanaman. Fosfor mendorong pertumbuhan tanaman, merangsang pembentukan buah, mempercepat perkembangan akar, dan meningkatkan daya tahan tanaman.

3. Unsur K atau Kalium

Unsur Kalium berfungsi dalam mengaktivasi enzim pada proses metabolisme tanaman. Kalium juga membantu dalam penyerapan air dan unsur hara di tanah. Selain itu, Kalium dapat menyalurkan hasil asimilasi daun ke seluruh jaringan tanaman.

Demikian yang dapat saya sampaikan. Semoga bermanfaat!