Syarief Hasan: Membawa Kemajuan Ekonomi dan Demokrasi Bersamaan

indotim.net (Jumat, 12 Januari 2024) – Wakil Ketua MPR RI, Syarief Hasan, menyatakan setuju dengan apa yang disampaikan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), tentang peran dan tujuan negara bagi masyarakat. Pernyataan ini disampaikan usai Town Hall Meeting Partai Demokrat di Bandung, Jawa Barat, pada Kamis (11/1) kemarin.

“Tujuan kita bernegara memang untuk mensejahterakan rakyat. Secara fundamental tujuan bernegara adalah menciptakan kesejahteraan rakyat dan dalam Sila V Pancasila juga diamanatkan demikian,” ujar Syarief Hasan dalam keterangan tertulis, Jumat (12/1/2024).

Syarief Hasan menjelaskan bahwa dalam acara tersebut, esensi utamanya adalah bagaimana mencapai pemenuhan kebutuhan pokok rakyat. Selain itu, dalam kesempatan tersebut juga dibahas tentang permasalahan kemiskinan, pengangguran, pendapatan rakyat, dan hal-hal lainnya.

“Jadi apa yang disampaikan tadi itulah substansi yang dikehendaki rakyat,” jelasnya.

Syarief Hasan menyatakan bahwa dalam pembangunan bangsa, demokrasi dan ekonomi dapat berjalan bersamaan. Sebuah mitos yang mengatakan bahwa kita harus memilih antara demokrasi dan ekonomi, pada masa Presiden SBY, keduanya dapat berjalan secara paralel dan harmonis.

“Jadi mitos itu tidak berlaku pada masa Presiden SBY,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa pembangunan ekonomi dapat ditingkatkan tanpa mengganggu perkembangan demokrasi.

“Tidak mengganggu satu sama lain,” tegas Syarief Hasan.

Kesimpulan

Syarief Hasan, Wakil Ketua MPR RI, setuju dengan pernyataan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), bahwa tujuan negara adalah untuk mensejahterakan rakyat. Dalam Town Hall Meeting Partai Demokrat di Bandung, Syarief Hasan berbicara tentang bagaimana mencapai pemenuhan kebutuhan pokok rakyat dan membahas masalah kemiskinan, pengangguran, dan pendapatan rakyat. Ia menyatakan bahwa demokrasi dan ekonomi dapat berjalan bersamaan tanpa mengganggu satu sama lain, seperti yang terjadi pada masa Presiden SBY.

READ  Ledakan Kembali Guncang Afghanistan, 2 Korban Jiwa