Polisi Korea Selatan Terkesan Melihat Cara Pembuatan SIM di Indonesia

indotim.net (Rabu, 06 Maret 2024) – Kepolisian Korea Selatan menyaksikan langsung proses pembuatan SIM di Satuan Pelayanan SIM Prototype Subang. Mereka terkesan melihat proses pembuatan SIM yang mengedepankan teknologi informasi.

Kepolisian Nasional Korea Selatan melakukan kunjungan ke Korlantas Polri. Disela-sela kunjungan tersebut, kepolisian Korea Selatan diajak untuk melihat langsung Satpas Prototipe pelayanan SIM di Subang, Jawa Barat.

Pihak kepolisian Korea Selatan mengungkapkan rasa kagum mereka saat melihat proses pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) di Indonesia. Satuan Pelayanan Administrasi SIM (Satpas) Prototype berhasil memberikan pelayanan yang memudahkan masyarakat dalam mengurus SIM dengan sistem berbasis IT.

Biro Keselamatan dan Lalu Lintas Polisi Korea, Kim Hak Gwan, terkesan melihat langsung proses pembuatan SIM di Indonesia. Kim bersama Dirgakkum Brigjen Pol Yusri Yunus dan Kapolres Subang AKBP Ariek Indra Sentanu mengunjungi ruang-ruang tempat pembuatan SIM berbasis IT. Prosesnya melibatkan tahapan pendaftaran, pengerjaan tes psikologi, hingga pengambilan foto secara mandiri.

“Hari ini kami Polres Subang menerima kunjungan sejumlah personel kepolisian dari Korea Selatan. Kami di Polres Subang merasa bangga dipilih sebagai destinasi dalam kegiatan studi banding kepolisian Korea Selatan terkait prosedur pembuatan dan pelayanan SIM. Kunjungan ini akan memberikan semangat baru bagi personel Polres Subang dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Ariek Indra seperti dilansir dalam laman Korlantas Polri.

Kepolisian Korea Selatan mengungkapkan kagumnya terhadap proses pembuatan SIM berbasis IT di Indonesia. Mereka terkesan dengan fasilitas dan pelayanan yang ada. Sebelum mempelajari pengolahan SIM di Satpas Prototype, polisi Korea juga diajak untuk mengenal teknologi Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), TAA (Traffic Accident Analysis) yang berguna dalam investigasi kecelakaan lalu lintas, serta layanan digital Korlantas Polri SIGNAL (Samsat Digital Nasional) dan SINAR (SIM Nasional Presisi).

READ  Bea Cukai Kudus Rampas 6 Juta Rokok Ilegal dengan Nilai Rp 7,69 Miliar

“Kunjungan kali ini bertujuan untuk menjelaskan proses penerbitan SIM di Korea, berbagi pengalaman dalam prosedur tersebut, dan memusatkan perhatian untuk merumuskan kebijakan,” ungkap Kim.

Kesimpulan

Kepolisian Korea Selatan terkesan dengan proses pembuatan SIM di Indonesia yang mengedepankan teknologi informasi, terutama setelah mengunjungi Satpas Prototype di Subang. Mereka mengungkapkan rasa kagum terhadap kemudahan pelayanan yang diberikan kepada masyarakat serta teknologi IT yang digunakan dalam proses tersebut. Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat kerja sama antara Korea Selatan dan Indonesia dalam hal pembuatan dan pelayanan SIM.