Mahfud Ajak Masyarakat Memilih Pemimpin dengan Nurani

indotim.net (Sabtu, 13 Januari 2024) – Calon Wakil Presiden nomor urut 3, Mahfud Md, mengajak masyarakat untuk memilih pemimpin dengan menggunakan hati nurani. Dalam pidatonya, ia menekankan pentingnya memahami visi misi serta rekam jejak kandidat capres-cawapres.

“Saya dan Pak Ganjar resmi mendapatkan dukungan dari PDIP, PPP, Perindo, dan Hanura untuk pasangan calon presiden dan wakil presiden dalam Pilpres 2024,” ujar Mahfud dalam acara makan malam di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), pada Jumat (12/1/2024).

“Saudara sekalian sudah membaca berita mengenai visi misi dan track record. Oleh karena itu, saya berharap masyarakat menggunakan rasionalitas untuk memilih pemimpin dengan hati nurani,” lanjutnya.

Menurut Mahfud, sebagai Menkopolhukam, ada pertimbangan yang harus diperhatikan dalam memilih pemimpin. Beliau mengajak masyarakat untuk mendengarkan suara hati nurani mereka sebelum memilih pemimpin.

“Pilihan kepada siapa itu ada hitung-hitungannya, ada skornya yang bisa dibuat. Lalu tanyakan ke hati nurani, siapa di antara calon-calon ini yang akan saudara pilih,” ungkap Mahfud.

Hadir juga dalam kegiatan tersebut Muhammad A.S. Hikam, mantan Menteri Negara Riset dan Teknologi Indonesia pada periode 1999-2001. Mahfud juga meminta Hikam untuk memberikan pidato.

“Nanti seperti biasa, biar visi misi sudah diurai banyak. Saya minta Pak Hikam bicara selagi ada di sini. Profesor S Hikam adalah Menristekdikti di era Gus Dur, ketika saya menjadi Menhan,” ungkapnya.

“Beliau sama, visi dan idealismenya untuk Indonesia, sehingga saya ajak ke sini untuk membantu batuk-batuk saya ini,” ujar Mahfud.

Kesimpulan

Mahfud Md, calon Wakil Presiden nomor urut 3, mengajak masyarakat untuk memilih pemimpin dengan hati nurani. Dalam pidatonya, ia menekankan pentingnya memahami visi misi dan rekam jejak kandidat capres-cawapres. Menurut Mahfud, masyarakat seharusnya menggunakan rasionalitas dan mendengarkan suara hati nurani mereka dalam memilih pemimpin. Dalam acara makan malam di Makassar, Sulawesi Selatan, Mahfud juga mendapatkan dukungan dari beberapa partai politik. Beliau juga meminta Muhammad A.S. Hikam, mantan Menteri Negara Riset dan Teknologi, untuk memberikan pidato. Kesimpulannya, Mahfud Ajak Masyarakat Memilih Pemimpin dengan Nurani.

READ  Akhir Perjalanan Maruarar Sirait di PDIP: Catatan dan Pergulatan Politik