Manfaat Kembang Sepatu Selain Sebagai Hiasan Taman

By | Januari 14, 2022
manfaat kembang sepatu

Manfaat Kembang Sepatu

Hibiscus rosa-sinensis atau dikenal dengan sebutan kembang sepatu, tidak hanya indah seperti dekorasi taman, tetapi juga memiliki banyak manfaat kesehatan.

Orang Jawa memanggilnya nama Wora-Wari, sementara orang Bali memanggilnya Waribang. Dalam berbahasa Inggris, tanaman ini juga disebut Hibiscus Cina atau bunga sepatu.

Asal usul tanaman itu sendiri tidak jelas, tetapi konon berasal dari wilayah Asia Timur, dan termasuk kelompok tanaman tropis dan subtropis. Ketinggian pohon dapat mencapai 4 meter, vertikal dan banyak cabang, sehingga cocok untuk digunakan sebagai tanaman dekat. Daunnya berwarna hijau tua, dengan bagian permukaan cerah dan lembaran bergigi. Bunga-bunga memiliki diameter sekitar 10 cm dengan warna warna mahkota bunga, yaitu, merah, putih dan oranye.

Nilai bunga dan tanaman kembang sepatu lebih besar karena untuk waktu yang lama telah dihasilkan untuk waktu yang lama di berbagai belahan dunia untuk tujuan kesehatan, terutama dalam praktik pengobatan Cina dan Ayurveda India.

Senyawa yang efektif yang terkandung dalam tanaman kembang sepatu termasuk senyawa kelompok sterol, seperti stigmasterol, camperolol dan beta sitiperserol. Ada juga asam tartatal, asam sitrat dan asam oksalat, flavonoid dan glukosida flavonoid.

Berikut adalah beberapa manfaat Hibiscus ::

1. Kosmetik

Orang India, Cina dan Semenanjung Melayu menggunakan bunga ini untuk menumbuhkan perawatan rambut dan medis. Selain itu, mereka juga percaya, bunga dan daun kembang sepatu dapat membantu rambut hitam. Oleh karena itu, sangat cocok untuk digunakan sebagai maskara dan pengganti untuk pensil alis. Cara membuat mereka menjadi daun dan bunga sepatu, dihancurkan kira-kira, kemudian diperketat dengan penambahan air sedikit demi sedikit.

Hasilnya adalah pulp tebal yang dapat digunakan secara langsung sebagai sampo dan kondisioner, dan untuk membersihkan rambut serta kulit kepala. Karena sifat-sifatnya, orang India mencoba mencampur dengan bunga sepatu dalam minyak kelapa yang kemudian direbus.

READ  Hubungan Hama, Penyakit, Serangga, dan Lingkungan

Selain itu, campuran digunakan untuk merangsang pertumbuhan rambut, mengatasi rambut rontok dan mencegah atau mengobati ketombe, yaitu, ketika diterapkan pada rambut dan kulit kepala. Khusus untuk anti-ketombe, beberapa merekomendasikan menggunakan 15 bunga dalam secangkir minyak kelapa. Bagi mereka yang benar-benar tidak suka bau minyak kelapa, minyak lain dapat diganti, seperti minyak zaitun.

Karena sifat-sifatnya, masyarakat secara tradisional India menggunakan sepatu daun dan bunga seperti sampo lembut untuk bayi. Dalam hal ini, cairan harus digunakan bahwa itu tidak terlalu tebal.

2. Kesehatan reproduksi

Kita mungkin mengalami kesulitan mempercayai, daun, akar dan tanaman kembang sepatu bunga yang sudah digunakan untuk mengatasi beberapa gangguan proses menstruasi. Penggunaan tujuan ini tidak hanya dibuat oleh masyarakat di India, tetapi juga bagi orang-orang yang tinggal di benua lain.

Rebusan daun dan bunga kembang sepatu, yang dihasilkan umumnya diketahui menjaga lunak atau keteraturan siklus menstruasi, mengendalikan pengeluaran darah yang berlebihan dan pengobatan berbagai gangguan yang terkait dengan siklus menstruasi. Sepatu bunga juga bisa berguna sebagai kontrasepsi.

3. Luka Herrier

Seprai dan bunga sepatu memiliki sifat antiseptik. Maka dengannya kembang sepatu bisa membantu mempercepat proses penyembuhan luka. Cukup dengan cara yang sederhana, yaitu, memukul daun dan bunga yang telah dicuci dengan bersih dengan tipe tapel dan datang langsung ke area yang terluka. Efisiensi didukung oleh hasil penelitian ilmiah menggunakan ekstrak bunga sepatu untuk penyembuhan luka buatan, pada hewan eksperimental. Hasilnya sangat menggembirakan dan menunjukkan prospek yang baik.

4. Atasi flu

Bagi mereka yang ingin bebas dari gangguan penyakit di jalan napas, cobalah minum bunga, daun, atau akar kembang sepatu. Telah ditunjukkan bahwa sup dapat mengatasi bernafas dalam keadaan flu, seperti batuk, seperti asma dan gangguan bronkitis. Cara lain yang sering dilakukan, juga untuk mengatasi gangguan pernapasan adalah menghirup rebusan bunga atau menggunakannya untuk berendam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *