Prabowo Memperkuat Partai Koalisi di Medan, Hadirnya Bobby Nasution Membawa Semangat Baru

indotim.net (Sabtu, 13 Januari 2024) – Calon Presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto, melaksanakan kampanye dan konsolidasi partai Koalisi Indonesia Maju (KIM) di Kota Medan, Sumatera Utara. Acara tersebut dihadiri oleh Wali Kota Medan, Bobby Nasution.

Pada Sabtu (13/1/2024), Prabowo melakukan konsolidasi partai koalisi di Gor Dispora Pancing, Deli Serdang, Sumatra Utara. Kedatangan Prabowo yang mengenakan baju cokelat ini disambut antusias oleh ribuan pendukung dan kader yang sudah menunggu sejak lama.

“Pak Prabowo, Pak Prabowo,” teriak para pendukung.

Terdapat suasana antusias saat Prabowo Subianto melakukan konsolidasi partai koalisinya di Medan. Acara tersebut juga dihadiri oleh Bobby Nasution, menantu Presiden RI, yang tampak mengenakan baju kemeja putih. Bobby disambut dengan antusias oleh warga Medan yang hadir, dan ia juga melambaikan tangannya sebagai tanda salam kepada mereka.

Selain itu, turut hadir pula Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, yaitu Meutya Hafid. Setelah itu, Prabowo dan rombongan menempati tempat duduk yang telah disediakan.

Prabowo melakukan kunjungan ke Medan dengan tujuan untuk melakukan konsolidasi relawan dan partai Koalisi Indonesia Maju. Selanjutnya, Prabowo dijadwalkan akan makan siang bersama petani dan nelayan. Setelah kunjungan di Medan, Prabowo akan melanjutkan kampanyenya di Batam, Kepulauan Riau pada hari yang sama.

Kesimpulan

Calon Presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto, memperkuat partai Koalisi Indonesia Maju (KIM) dengan melakukan kampanye dan konsolidasi di Kota Medan, Sumatera Utara. Dalam acara tersebut, Prabowo mendapatkan dukungan antusias dari ribuan pendukung dan dihadiri juga oleh Wali Kota Medan, Bobby Nasution. Selain itu, Prabowo juga dijadwalkan melakukan kunjungan ke Batam setelah kunjungan di Medan. Hal ini menunjukkan semangat baru dan fokus Prabowo dalam mempersiapkan diri menghadapi pemilihan presiden.

READ  Gibran Unjuk Gigi, Cak Imin Tolak IKN! Apa yang Terjadi?