SYL Tiba di Bareskrim, Diperiksa Terkait Kasus Pemerasan yang Dilaporkan Firli

indotim.net (Jumat, 12 Januari 2024) – Mantan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL), tiba di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan. SYL akan diperiksa kembali terkait dugaan kasus pemerasan yang melibatkan mantan Ketua KPK, Firli Bahuri.

Pantauan kita di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Jumat (12/1/2024), SYL tiba sekitar pukul 14.10 WIB. SYL terlihat mengenakan rompi oranye KPK dan didampingi oleh pengacaranya, Djamaludin Koedoeboen.

SYL datang ke Bareskrim untuk menjalani pemeriksaan terkait kasus pemerasan yang dilakukan Firli. Hingga saat ini, SYL belum memberikan banyak komentar terkait pemeriksaan kali ini. Setelah tiba di Bareskrim, dia langsung menuju ke lantai 6 gedung tersebut.

“Saya diperiksa dulu ya,” ujar SYL singkat.

SYL telah tiba di Bareskrim dan akan kembali menjalani pemeriksaan terkait kasus pemerasan yang melibatkan Firli. Pada hari Kamis (11/1), SYL sudah pernah diperiksa sebelumnya. Meski begitu, dia tidak banyak berkomentar mengenai pemeriksaan yang dilakukan terhadap dirinya.

“Apa yang diminta oleh penyidik dan lain-lain sudah saya sampaikan sampai tengah malam ini,” kata SYL di gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis (11/1).

Dalam kasus ini, Firli Bahuri ditetapkan sebagai tersangka terkait dugaan pemerasan atau gratifikasi atau suap. Polisi menyebut dugaan tindak pidana korupsi itu terkait dengan penanganan permasalahan hukum di Kementan RI pada kurun 2020-2023.

Kesimpulan

Mantan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL), tiba di Bareskrim Polri untuk menjalani pemeriksaan terkait dugaan kasus pemerasan yang melibatkan mantan Ketua KPK, Firli Bahuri. SYL datang ke Bareskrim dengan didampingi pengacaranya, Djamaludin Koedoeboen. Pemeriksaan ini merupakan yang kedua kalinya bagi SYL. Meski begitu, tidak banyak komentar yang diberikan oleh SYL mengenai pemeriksaan tersebut. Firli Bahuri sendiri telah ditetapkan sebagai tersangka terkait dugaan pemerasan, gratifikasi, dan suap terkait penanganan permasalahan hukum di Kementan RI.

READ  Alasan Polisi Tidak Menahan 10 Tersangka Pemeran Film Porno