Apakah Angin Mampu Menerbangkan Manusia? Temukan Jawabannya!

indotim.net (Rabu, 06 Maret 2024) – Beberapa waktu lalu Indonesia dihebohkan dengan kehadiran ‘tornado’ pertama yang tercatat terjadi di wilayah Bandung-Sumedang atau daerah Rancaekek, Jawa Barat. Meskipun berbentuk pusaran angin besar, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Jawa Barat menjelaskan bahwa fenomena tersebut sebenarnya bukanlah tornado melainkan angin puting beliung.

Puting beliung merupakan istilah untuk tornado berskala kecil yang sering terjadi di Indonesia. Kedua fenomena ini memiliki kesamaan dalam visualnya, yaitu adanya pusaran angin yang sangat kuat, berbahaya, dan berpotensi merusak.

Mengutip detikJabar, imbas dari angin puting beliung Rancaekek dijelaskan ada sekitar 534 bangunan rusak dan pilihan korban luka-luka karena tertimpa material bangunan. Namun, apakah kuatnya pusaran angin bisa membuat manusia terbang?

Begini penjelasan terkait hal tersebut dikutip dari How Stuff Works.

Proses Angin Bertiup

Pada prinsipnya, angin selalu bertiup karena terdapat perbedaan tekanan udara di atmosfer. Proses ini dipengaruhi oleh rotasi planet terhadap Matahari yang menyebabkan berbagai sudut pencahayaan di berbagai bagian planet.

Begitupun di Bumi, atmosfer disinari Matahari secara tidak merata. Akibatnya suhu di beberapa tempat akan lebih hangat dibandingkan tempat lainnya.

Hal ini memengaruhi terbentuknya perbedaan tekanan udara yang kemudian menyebabkan terjadinya angin. Angin ini bisa menjadi energi yang luar biasa kuat dan dapat digunakan untuk berbagai keperluan manusia.

Karena adanya perbedaan suhu yang tidak merata di atmosfer, gas-gas di sekitarnya seakan melakuka “tarian”. Ketika udara menjadi lebih panas, molekul udara akan mengembang dan bergerak ke atas, menciptakan tekanan udara yang lebih rendah.

Sedangkan ketika suhu udara menjadi dingin, molekul udara akan tertekan dan tenggelam. Hal ini akan mengakibatkan adanya tekanan udara yang tinggi. Saat molekul udara bergerak dari daerah bertekanan tinggi ke rendah, angin akan mulai bertiup, kadang-kadang bahkan bisa bertiup dengan kencang.

READ  Mengungkap Visi Lingkungan dan Energi: Antisipasi Debat Cak Imin-Gibran-Mahfud

Angin Bisa Buat Manusia Terbang

Sebelumnya, pertanyaan apakah angin dapat menerbangkan manusia telah terjawab. Ya, benar bahwa angin bisa membuat manusia terbang. Namun, hal ini bergantung pada intensitas angin dan berbagai faktor pendukung lainnya.

Kait Parker, ahli meteorologi di Weather Channel, menjelaskan metode pengukuran kekuatan angin berdasarkan Skala Angin Beaufort. Skalanya bermula dari 0 (angin sepoi-sepoi) hingga 12 (angin badai dengan kecepatan 102,9 km/jam).

Agar dapat menerbangkan seseorang, terdapat beberapa variabel yang harus dipertimbangkan. Faktor-faktor tersebut meliputi kecepatan angin, pengaruh gravitasi antara manusia dan Bumi, gesekan statis yang menjaga seseorang tetap berada di tanah, tarikan dari angin yang berlawanan dengan gesekan statis, kepadatan udara, dan massa individu tersebut.

“Kepadatan udara diperhitungkan untuk mengetahui apakah udara sangat lembab atau berat? Kering atau lebih ringan?,” jelas Parker.

Ketika seseorang memiliki massa tubuh yang kecil, angin dapat dengan mudah menerbangkannya. Namun, sebaliknya, jika orang tersebut memiliki massa yang lebih besar, angin akan memerlukan kekuatan yang lebih besar pula untuk dapat mengangkatnya ke udara.

Menurut Parker, “Jika Anda bertubuh besar atau berbobot lebih besar, dibutuhkan lebih banyak tenaga untuk menjatuhkan atau menerbangkan Anda. Untuk menerbangkan atau menjatuhkan seseorang dengan berat 100 pon (45,3 kg), dibutuhkan kecepatan angin 40-45 mil/jam atau setara dengan kekuatan badai tropis.”

Saat angin berhembus kencang, seringkali muncul pertanyaan apakah angin bisa menerbangkan manusia. Sebenarnya, angin memiliki kekuatan yang dapat memengaruhi tubuh manusia, namun tidak sampai menerbangkannya ke udara.

Tetapi jika kecepatan angin tengah tinggi disarankan untuk mencari perlindungan di dalam ruangan yang kokoh untuk mengurangi risiko terluka oleh angin. Cobalah untuk menghindari berpegangan pada benda yang dapat berubah menjadi layar seperti pintu atau payung.

READ  Anggota DPRD Minta DKI Lakukan Pendataan Usia Pohon Demi Keselamatan Publik

Manusia kerap kali terpesona dengan kekuatan angin yang melintas dengan cepat. Namun, apakah sekuat itu hingga mampu menerbangkan manusia? Pertanyaan ini memang menarik untuk dijawab.

Terlepas dari keindahan alam yang diciptakan oleh angin, kita perlu waspada akan potensi bahaya yang mungkin timbul. Pernahkah Anda memikirkan konsekuensi dari angin kencang yang berhembus dengan kekuatan luar biasa?

Terima kasih telah membaca artikel ini dari awal hingga selesai. Semoga penjelasan tentang angin yang bisa menerbangkan manusia dapat menambah wawasan dan kehati-hatian kita.

Ingat, di musim pancaroba seperti sekarang ini, angin seringkali bertiup kencang. Oleh karena itu, tetap waspada dan selalu perhatikan kondisi sekitar, ya!

Kesimpulan

Angin dapat memengaruhi tubuh manusia namun tidak sampai menerbangkannya ke udara, tergantung pada kecepatan angin, gravitasi, gesekan statis, tarikan angin, kepadatan udara, dan massa individu. Meskipun angin memiliki kekuatan yang luar biasa, seperti yang terjadi pada tornado atau puting beliung, manusia disarankan untuk mencari perlindungan di dalam ruangan yang kokoh saat angin berhembus kencang. Kita perlu waspada terhadap potensi bahaya angin yang mungkin timbul, apalagi di musim pancaroba seperti sekarang ini. Semoga penjelasan ini dapat meningkatkan pemahaman dan kehati-hatian kita terhadap kekuatan angin.