Pria di Tasik Ini Sediakan Rp 250 Juta untuk Damaikan Keluarganya yang Terpisah

indotim.net (Jumat, 12 Januari 2024) – Pria bernama Rae Suryana (66), yang tinggal di Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, mengadakan sebuah sayembara yang tidak biasa. Ia akan memberikan hadiah sebesar Rp 250 juta kepada siapa pun yang dapat mendamaikan dirinya dengan istri dan anak-anaknya.

“Hari ini saya akan memberikan uang tunai sebesar Rp 250 juta kepada siapa pun yang dapat mendamaikan saya dengan keluarga. Hanya ada satu syarat agar perdamaian tercapai,” ujar Suryana seperti yang dilansir oleh detikJabar pada Kamis (11/1/2024).

Namun, ada syarat perdamaian yang harus dipenuhi oleh anak dan istrinya. Mereka harus tunduk kepada Rae Suryana sebagai kepala keluarga.

“Syaratnya adalah keluarga saya harus patuh kepada saya, kepatuhan tersebut harus sesuai dengan hukum agama, hukum negara, dan hukum adat,” ujar Suryana.

Sayembara itu berlaku bagi siapa saja tanpa batas waktu. Selama seseorang belum berdamai dengan keluarganya, maka sayembara tersebut masih berlaku. “Ini bisa melibatkan siapa saja, berlaku untuk semua orang dan tidak ada batasan waktu,” kata Suryana.

Suryana mengaku tidak mampu lagi menyelesaikan konflik antara dirinya dengan istri dan ketiga anaknya. Oleh karena itu, dia berusaha meminta bantuan orang lain dengan menggelar sayembara.

“Tujuan sayembara ini adalah agar mungkin ada orang yang mampu dan dapat mendamaikan keluarga saya setelah 11 percobaan mediasi yang belum berhasil. Barangkali ada yang mampu meredakan suasana hati dari satu hati ke hati yang lain, yang bisa menyatukan keluarga saya dan meluluhkan hati saya juga. Saya sendiri tidak tahu pasti apa masalah yang sebenarnya,” ujar Suryana.

Sebuah kabar baik datang dari Tasikmalaya. Seorang pria yang tinggal di sana, Tanjung Setia, siap memberikan sejumlah uang tunai sebesar Rp 250 juta kepada siapa pun yang dapat membantu memediasi dan mendamaikan keluarganya yang sedang terpisah.

READ  Anies-Cak Imin, Prabowo-Gibran, Ganjar-Mahfud Salaman: Momen Menegangkan Debat Keempat

Tanjung Setia memiliki keyakinan kuat bahwa jalinan kekerabatan dan keluarga adalah hal yang sangat penting. Oleh karena itu, ia ingin melakukan segala cara untuk menyatukan keluarganya yang terpecah belah.

Seperti yang diketahui, konflik keluarga dapat menjadi penyebab utama keretakan hubungan antara anggota keluarga. Dalam situasi ini, Tanjung Setia berharap pihak ketiga yang adil dan dapat diandalkan dapat membantu proses rekonsiliasi keluarganya.

Dalam upaya memulihkan hubungan yang retak, ia memilih metode yang tidak biasa dengan menawarkan hadiah uang sebesar Rp 250 juta. Tanjung Setia berharap bahwa insentif material ini bisa menginspirasi orang lain untuk memperjuangkan perdamaian dalam keluarga mereka sendiri.

Tanjung Setia tidak menyebutkan persis tentang sifat perpecahan dalam keluarganya. Namun, ia menegaskan bahwa pihak yang mampu mendamaikannya akan menerima hadiah tersebut. Ia sangat berharap bahwa orang-orang dengan kemampuan mediasi yang profesional dapat membantu mengubah nasib keluarganya menjadi lebih baik.

Sebagai seseorang yang mendambakan kebahagiaan dan kedamaian keluarga, Tanjung Setia berharap dengan memberikan hadiah uang ini, ia dapat menginspirasi banyak orang untuk menyadari pentingnya menjaga kerukunan dalam keluarga masing-masing.

Semoga kabar baik ini dapat membantu Tanjung Setia menyatukan keluarganya dan juga memberikan inspirasi bagi banyak keluarga lainnya untuk mencapai perdamaian yang langgeng.

Kesimpulan

Pria di Tasikmalaya yaitu Rae Suryana telah menawarkan hadiah uang sebesar Rp 250 juta kepada siapa pun yang dapat mendamaikan dirinya dengan keluarganya. Namun, syaratnya adalah keluarganya harus tunduk kepada Suryana sebagai kepala keluarga. Seorang pria lainnya, Tanjung Setia, juga siap memberikan jumlah uang yang sama untuk mendamaikan keluarganya yang terpecah belah. Kedua kasus ini menunjukkan betapa pentingnya menjaga kerukunan dalam keluarga dan bagaimana insentif material dapat mendorong orang lain untuk berusaha mendapatkan perdamaian dalam keluarga mereka sendiri.

READ  Politeknik Pariwisata Kemenparekraf Tetap Buka Pendaftaran, Perhatikan Jadwal & Lokasi Program Studinya!