Bunga yang Membuat Ilmuan Bingung di Dasar Samudera

indotim.net (Selasa, 14 November 2023) – Sejumlah ilmuan dibuat bingung dengan kemunculan hamparan spesies bunga rhododendron yang secara misterius mekar selama bertahun-tahun. Bunga spesies ini tumbuh bermekaran di tengah ketinggian pegunungan di China barat.

Dilansir dari sumber CNN dalam detikTravel, Minggu (30/10/2022), ribuan spesies bunga rhododendron hidup bersama secara harmonis. Mereka mekar tanpa mengganggu yang lain. Hal ini mengejutkan karena dalam kondisi yang berbeda, penyerbukan merupakan faktor penting bagi kelangsungan hidup spesies bunga pegunungan.

Tak heran, koeksistensi bunga ini menjadi teka-teki yang membingungkan banyak ilmuwan selama bertahun-tahun. Namun, sebuah penelitian baru mungkin sudah menemukan jawabannya. Kabar Internasional beberapa waktu lalu melaporkan penemuan terbaru tentang fenomena ini.

Sebuah tim peneliti dari Amerika dan China melakukan ekspedisi pada musim panas ini untuk mempelajari lebih lanjut fenomena ini. Dengan mendokumentasikan pola pembungaan dari 34 spesies rhododendron yang berbeda, mereka menemukan bahwa bunga-bunga ini tidak mekar secara bersamaan, melainkan pada waktu yang berbeda dalam satu musim. Hal ini menjelaskan bagaimana mereka dapat tumbuh begitu dekat satu sama lain.

Sebuah tim peneliti dari Amerika dan China melakukan ekspedisi pada musim panas ini untuk mempelajari lebih lanjut fenomena ini. Dengan mendokumentasikan pola pembungaan dari 34 spesies rhododendron yang berbeda, mereka menemukan bahwa bunga-bunga ini tidak mekar secara bersamaan, melainkan pada waktu yang berbeda dalam satu musim. Hal ini menjelaskan bagaimana mereka dapat tumbuh begitu dekat satu sama lain.

Pegunungan Hengduan terkenal karena keanekaragaman hayatinya yang luar biasa. Pegunungan ini membentang dari sungai yang dalam hingga puncak yang tinggi. Cuacanya pun beragam, mulai dari kelembapan subtropis pada musim panas hingga musim dingin yang bersalju. Saya ingin mengarahkan Anda ke keindahan dan misteri bunga Wijaya Kusuma, serta ngalam Mbois: transformasi Lili Petani milenial membungun mal bunga untuk kemajuan desanya.

READ  Kejadian langka: Bambu Mekar Sekali Dalam 120 Tahun dan Terkait Ramalan Bencana di Jepang

Namun, di kalangan para ahli botani, pegunungan ini juga memiliki keunikan yang luar biasa. Dilaporkan terdapat sekitar 12.000 spesies bunga di sini, dengan sekitar 3.500 spesies yang tidak ditemukan di tempat lain di dunia.

“Tempat ini bukanlah jenis tempat yang biasanya terlintas di pikiran orang ketika mereka berbicara tentang keanekaragaman hayati,” kata Richard Ree, kurator tanaman berbunga di Chicago Field Museum dan penulis utama studi yang diterbitkan di Journal of Ecology.

“Kami biasanya menghubungkan daerah dengan tingkat keanekaragaman hayati yang tinggi dengan daerah tropis,” tambah Ree.

“Namun, kasus ini berbeda. Ini adalah wilayah dengan gletser dan puncak tertutup salju, serta hutan konifer dan padang rumput alpen,” jelasnya.

Penelitian ini melaporkan terdapat sekitar 272 spesies rhododendron yang berbeda-beda di wilayah Hengduan. Rhododendron mulai dari semak rendah hingga pohon tinggi, dengan beragam warna seperti ungu cerah, merah muda, biru, dan kuning.

Qin Li, seorang peneliti pascadoktoral di Field Museum dan penulis utama makalah tersebut, menghabiskan lebih dari dua bulan mengunjungi lebih dari 100 tempat sepanjang musim mekar untuk mendokumentasikan bunga dan karakteristik lainnya.

Dia menggambarkan spesies di pegunungan itu sebagai samudera bunga. “Spesies rhododendron di seluruh wilayah ini dikenal sebagai salah satu spesies paling awal yang berbunga,” kata Ree.

“Rhododendron, dan beberapa kelompok lain seperti magnolia, dalam beberapa kasus, bahkan akan mengeluarkan bunga spektakuler ini ketika salju masih ada di tanah,” katanya.

Tim memiliki firasat bahwa kemampuan bunga untuk hidup berdampingan adalah karena waktu mekar mereka yang tidak menentu, tetapi mereka juga mengeksplorasi kemungkinan bahwa penyerbuk akan mengenali berbagai spesies yang membedakan diri mereka, termasuk warna, bentuk atau ukuran.

READ  Strategi Politik Kiai di Pemilihan Presiden 2024: Mengamankan Dukungan dan Menimbang Pilihan

Artikel ini sudah tayang di detikTravel dengan judul Samudera Bunga Ini Penuh Misteri dan Bikin Bingung Ilmuan

Kesimpulan

Sebuah penelitian terbaru dilakukan oleh tim peneliti dari Amerika dan China untuk mempelajari fenomena kemunculan bunga rhododendron yang membuat ilmuan bingung di dasar samudera. Dalam penelitian tersebut, tim menemukan bahwa bunga-bunga ini tidak mekar secara bersamaan, melainkan pada waktu yang berbeda dalam satu musim. Hal ini menjelaskan bagaimana mereka dapat tumbuh begitu dekat satu sama lain. Pegunungan Hengduan di China barat terkenal karena keanekaragaman hayatinya yang luar biasa, dengan sekitar 12.000 spesies bunga yang ditemukan di sana. Spesies rhododendron di pegunungan ini diketahui sebagai salah satu spesies paling awal yang berbunga, bahkan saat salju masih ada di tanah. Ilmuwan juga menyebut bahwa bunga ini mungkin menarik penyerbuk dengan karakteristik uniknya, seperti warna, bentuk, atau ukuran. Penemuan ini memberi pengertian baru tentang bagaimana keanekaragaman hayati dapat berkembang di daerah yang tidak biasanya dikaitkan dengan keanekaragaman hayati yang tinggi, seperti pegunungan bersalju.